Kamis, 24 Oktober 2013

System Software : Operating System

Pengertian Operating System

Sistem Operasi (Operating System) atau yang biasa disingkat dengan OS merupakan perangkat lunak (software) sistem yang bertugas melakukan kontrol manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar dari suatu sistem Komputer. Manajemen ini termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata, pemutar mulimedia dan sebagainya.
Sistem Operasi merupakan software pertama yang terdapat pad memori komputer pada saat komputer dijalankan. sedangkan software-software lainya akan dijalankan setelah sistem operasi berjalan terlebih dahulu. setelah itu sistem operasi akan melakukan pelayanan terhadap software-software tersebut. beberapa layanan yang biasa dikerjakan oleh sistem operasi yaitu :
  1.  Akses Disk
 2. Manajemen Memori, Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain dan mempunyai akses kepada sistem file.
  3. Penjadwalan Task, Jika ada beberapa program yang berjalan secra bersamaan sistem operasi akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga program-program tersebut tidak crash serta dapat berjalan sesuai prosedur.
  4. Pengaturan user interface,
  5. dsb

Beberapa tugas diatas seharusnya dikerjakan oleh software, akan tetapi dengan adanya sistem operasi, software tidak perlu mengerjakan tugas-tugas tersebut. bagian sistem operasi yang melakukan tugas-tugas inti tersebut dinamakan Kernel

Sistem operasi secara umum terdiri dari bebrapa bagian :
1. Mekanisme Boot yaitu meletakan Kernel ke dalam Memori
2. Kernel, yang merupakan inti dari sebua sistem operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari penguna
4. Pustaka-pustaka, sebagai penyedia kumpulan fungsi dasar dan standart yang dapat dipangil oleh  aplikasi lain.
5. Driver, berguna untuk berinteraksi dengan Hardware eksternal.

Ada banyak sekali macam-macam sistem operasi yang dapat kita temui dipasaran. Beberapa diantaranya ada yang harganya sangat mahal dan ada juga yang dibagikan secara gratis. Beberapa contoh Sistem Operasi Komputer adalah :
1. Windows
2. Linux
3. MacOS (Macintosh Operating System)
4. Solaris
5. Garuda OS (Buatan Indonesia)
6. dll

Tampilan Interface bebera OS

 Tampilan antar muka OS Windows 7




 Tampilan antar muka OS Linux Ubuntu
 

   
Tampilan antar muka OS MacOS


 
Tampilan antar muka OS Solaris

 


Tampilan antar muka OS Garuda (Buatan Indonesia)
 


Fungsi Operating System

Sistem Operasi merupakan penghubung antara perangkat keras dan pengguna. sistem operasi juga berfungsi sebagai program pengendali dengan tujuan untuk menghindari kesalahan penggunaan komputer dan mengatur pengelolaan sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan layanan kepada penguna sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan komputer. Fungsi Sistem Operasi secara umum adalah sebagai berikut :
1.Resource manager, merupakan pengelolaan sumber daya dan mengalokasikanny,
    Contoh : memory, CPU, Disk Drice dan perangkat lainya.
2.Interface/tatap muka, yaitu sebagai perantara antara penguna dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada pengguna yng lebih mudah dipahami dan bersahabat (user friendly)
3.Coordinator, mengkordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur dan dapat diproses secara berurutan.
4.Guardian, menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan memberi pengawasan pada data dan program.
5.Gate Keeper, berfungsi sebagai pengendali hak akses oleh pengguna yang mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukanya.
6.Optimizer adalah penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan pengunaan.
7.Accountant berfungsi untuk mengatur waktu CPU, pengunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
8. Server berfungsi untuk melayani pengguna komputer.


Perbedaan Sistem Operasi 32 Bit Dengan 64 Bit

Pernah kita mendengar tentang Sistem Operasi 32 Bit dengan 64 Bit, artikel ini menjelaskan tentang Perbedaan Sistem Operasi 32 Bit Dengan 64 Bit. Di dunia komputer kita sering mendengar perkataan 32 dan 64 bit. Perkembangan teknologi sangat meningkat dengan pesat, belum lagi puas menikmati produk yang baru, sudah muncul produk yang lebih baru. Sekarang ini dikenal beberapa produk OS seperti:
 1. Windows Xp 32 Bit
 2. Windows Xp 64 Bit
 3. Windows Vista 32 Bit
 4. Windows Vista 64 Bit
 5. Windows 7 32 Bit
 6. Windows 7 32 Bit
 7. Linux 32 Bit dan 64 Bit
 
Dalam dunia komputasi personal, 32-bit dan 64-bit mengacu pada jenis unit pengolahan pusat sistem operasi driver, program perangkat lunak dll yang memanfaatkan bahwa arsitektur tertentu 32-bit hardware dan software sering disebut sebagai x86 atau x86-32. hardware 64-bit dan software x64 atau x86-64.Perbedaannya ialah jumlah informasi yang mampu ditangani oleh procesor PC pada saat tertentu. Sedangkan komputer yang dirancang untuk sistem operasi 64-bit memiliki potensi kinerja komputer yang jauh lebih besar sehingga memerlukan perubahan mendasar dalam merancang sebuah software untuk sistem operasi 64-bit.

Kata "bit" mengacu pada cara komputer menangani informasi dalam kode binary, dimana seluruh data dikenali sebagai serangkaian angka digit yang terdiri dari 1 atau 10. Masing-masing digit dihitung sebagai satu bit yang artinya prosesor 32-bit dapat memproses 32 digit sekaligus.

Software untuk komputer dengan prosesor 32-bit termasuk sistem Windows, memiliki keterangan khusus untuk menyesuaikan dengan jenis prosesor, hal yang sama juga berlaku pada prosesor 64-bit. Microsoft memproduksi Windows XP dan Vista edisi 32-bit dan 64-bit dan melakukan hal yang sama pada Windows 7.

Ada pula batasan matematis yang signifikan terhadap dua jenis prosesor 32-bit hanya dapat bekerja dengan kapasitas memori maksimal mencapai 4 GB dan ini biasanya dibatasi 2 GB untuk setiap satu DIMM memory. Sementara prossor 54-bit secara teori dapat bekerja dengan kapasitas memory hingga 17 juta GB. Prosesor 64-bit juga mampu menangani tugas hingga dua kali lebih cepat.

Keterbatasan memori untuk prosesor 32-bit mulai terlihat jelas ketika Windows Vista yang memerlukan memory kapasitas besar dan kerap kesulitan menjalankan beberapa program secara bersamaan, bahkan bila mengunakan memory dengan kapasitas penuh hingga 4 GB sekalipun.

Sebelumnya mustahil setiap satu program memerlukan lebih dari 2GB memori, namun beberapa video game modern kono telah melebihi batas tersebut. Alasan inilah yang membuat prosesor 64-bit menjadi sangat populer sehingga jumlah pelanggan yang tertarik untuk membeli sistem operasi 64-bit makin meningkat.

Windows edisi 64-bit dapat mejalankan sebagian besar software yang dirancang untuk edisi 32-bit, melalui modus kompatibitas khusus, namun hasilnya bisa sangat bervariasi. Mengunakan sistem operasi 64-bit juga bisa meimbulkan sedikit masalah pada driver yang merupakan bagian kecil software untuk mengkordinasi setiap perangkat hardware dengan sistem operasi.





Sumber :
ebook : Understanding Computers Today and Tomorrow
http://tutorial-mj.blogspot.com/2012/11/fungsi-sistem-operasi-pada-komputer.html
http://putugibagi.blogspot.com/2013/06/perbedaan-sistem-operasi-32-bit-dengan.html

Selasa, 01 Oktober 2013

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN



Pengertian Algoritma 
 Algoritma secara sederhana merupakan urutan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah yang disusun secara sistematis. Algoritma adalah Sistim kerja komputer memiliki brainware, hardware, dan software. Tanpa salah satu dari ketiga sistim tersebut, komputer tidak akan berguna. Kita akan lebih fokus pada software komputer. Software terbangun atas susunan program. Untuk menyusun program atau  syntax, diperlukannya langkah-langkah yang sistematis dan logis untuk dapat menyelesaikan masalah atau tujuan dalam proses pembuatan suatu software. Maka,Algoritma berperan penting dalam penyusunan program atau syntax  tersebut.

Pengertian Algoritma adalah susunan yang logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah atau untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam dunia komputer, Algoritma sangat berperan penting dalam pembangunan suatu software. Dalam dunia sehari-hari, mungkin tanpa kita sadari Algoritma telah masuk dalam kehidupan kita.



Sejarah Algoritma
Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawārizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 "Algorithmi de numero Indorum". Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India, seperti tertulis pada judul di atas). Pada abad ke-18, istilah ini berkembang menjadi algoritma, yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Masalah timbul pada saat akan menuangkan bagaimana proses yang harus dilalui dalam suatu/sebuah sistem (program) bagi komputer sehingga pada saat eksekusinya, komputer dapat bekerja seperti yang diharapkan. Programer komputer akan lebih nyaman menuangkan prosedur komputasinya atau urutan langkah proses dengan terlebih dahulu membuat gambaran (diagram alur) diatas kertas.


Ciri Algoritma :
  • Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
  • Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (Ambiguitas).
  • Algoritma memiliki nol atau lebih masukkan.
  • Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.
  • Algoritma harus efektif (setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal)
  

Contoh :

1. Tulis surat pada secarik kertas surat.
2. Ambil sampul surat.
3. Masukan surat ke dalam sampul.
4. Tutup sampul surat mengunakan perekat.
5. Jika kita ingat alamat teman tersebut, maka 
    tulis alamat pada sampul surat.
6. Jika tidak ingat, lihat buku alamat, kemudian
    tulis alamat pada sampul surat.
7. Tempel perangko pada surat.
8. Bawa surat ke kantor pos untuk diposkan.


Contoh flowchart :